
Crime-news.id ,KUPANG — Bupati Kupang Yosef Lede menargetkan tunggakan hak keuangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk gaji ke-13 dan ke-14 serta Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) selama enam bulan, mulai dicairkan paling cepat pada 20 September 2026.
Yosef mengatakan pemerintah daerah sedang mempercepat seluruh tahapan administrasi dan penganggaran agar hak para ASN dan PPPK dapat segera dibayarkan. Ia menegaskan keterlambatan pembayaran bukan karena pemerintah daerah sengaja menunda.
“Kami tidak berniat memperlambat atau menunda. Ini bentuk perjuangan luar biasa Pemkab Kupang agar hak para pegawai segera terbayar. Begitu Pertek keluar dan DPA ditandatangani, anggaran langsung kita eksekusi,” kata Yosef di Kantor Bupati Kupang, Kamis, 10 September 2026.
Menurut Yosef, Pemerintah Kabupaten Kupang telah menyelesaikan kesepakatan bersama DPRD serta konsultasi di tingkat Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Kupang, kata dia, menjadi daerah pertama di NTT yang melakukan penetapan perubahan APBD.
Saat ini, dokumen APBD Perubahan sedang diproses untuk memperoleh Persetujuan Teknis (Pertek) dari Kementerian Dalam Negeri. Setelah persetujuan tersebut diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Kupang akan mencetak dan menandatangani Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Yosef mengatakan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan segera menandatangani DPA sehingga anggaran dapat langsung dieksekusi.
Ia menekankan bahwa setiap tahapan harus mengikuti ketentuan pengelolaan keuangan negara. Menurut dia, percepatan pembayaran tidak boleh dilakukan dengan mengabaikan mekanisme hukum karena dapat menimbulkan persoalan administrasi maupun hukum di kemudian hari.
“Saya minta ASN dan PPPK bersabar sedikit. Kita mengikuti mekanisme hukum yang berlaku agar pengelolaan anggaran daerah tetap akuntabel dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Dengan selesainya tahapan Pertek dan penandatanganan DPA, pemerintah daerah menargetkan pembayaran tunggakan tersebut dapat segera direalisasikan. Target paling cepat pencairan dimulai pada 20 September 2026.





