
Crime-news.id ,KUPANG — Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan siap mendukung penyelenggaraan Special Stage International Off-Road Competition Timor-Leste and Nusa Tenggara Timur 2026. Kompetisi itu akan berlangsung di kawasan Cristo Rei, Dili, Timor-Leste, pada 12–13 September 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Melki saat menerima audiensi panitia kompetisi di ruang kerjanya, Rabu, 2 September 2026. Rombongan dipimpin President of Organising Committee Daniel Sword Gusmão dan diikuti jajaran panitia serta perwakilan Konsulat Republik Demokratik Timor-Leste.
Dalam pertemuan itu, panitia menyerahkan undangan kepada Melki untuk menghadiri sekaligus terlibat dalam kegiatan tersebut. Konsul RDTL Espedito da Conceicao Ribeiro mengatakan dukungan Pemerintah Provinsi NTT dibutuhkan untuk menyukseskan kompetisi yang mempertemukan pegiat otomotif dari Timor-Leste dan NTT.
“Kami berharap Bapak Gubernur dapat ikut terlibat dan mendukung kegiatan ini,” kata Espedito.
Melki menyambut baik undangan tersebut. Ia mengatakan telah beberapa kali merencanakan kunjungan ke Timor-Leste, tetapi belum terlaksana.
“Sudah berkali-kali saya batal ke Timor-Leste. Mudah-mudahan kali ini bisa terlaksana,” ujar Melki.
Menurut Melki, Pemerintah Provinsi NTT siap memberikan dukungan sesuai kewenangan dan kemampuan, terutama dalam hal koordinasi yang berkaitan dengan kawasan perbatasan.
“Kami siap membantu berbagai keperluan di perbatasan. Apa pun yang bisa kami bantu, kami siap,” katanya.
Melki merencanakan berangkat ke Timor-Leste pada 13 September untuk menghadiri puncak kompetisi.
17 Tim NTT Ikut Bertanding
Kompetisi off-road tersebut akan dibuka pada 12 September dan memasuki babak final sehari kemudian. Setelah final, panitia akan menggelar gala dinner pada malam harinya.
Sebanyak 17 tim dari NTT dijadwalkan ambil bagian. Mereka berasal dari sejumlah daerah, antara lain Kota Kupang, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, dan Kabupaten Belu.
Kompetisi ini merupakan penyelenggaraan kedua. Panitia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda rutin yang mempertemukan komunitas otomotif Timor-Leste dan NTT.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan organisasi otomotif di NTT untuk mempersiapkan keikutsertaan para peserta.
Tak Sekadar Kompetisi
Pertemuan antara Melki dan panitia tidak hanya membahas agenda off-road. Kedua pihak turut membicarakan peluang kerja sama yang lebih luas antara NTT dan Timor-Leste.
Salah satu gagasan yang muncul adalah penyelenggaraan festival bersama yang mengangkat budaya dan tradisi kedua wilayah. Kerja sama juga berpeluang dikembangkan di bidang lain, termasuk kesehatan.
Hubungan NTT dan Timor-Leste dinilai memiliki dimensi yang lebih luas daripada hubungan antarwilayah atau antarnegara. Masyarakat di Timor Barat dan Timor-Leste memiliki keterikatan sejarah, budaya, serta hubungan kekerabatan yang telah berlangsung lama.
Karena itu, kegiatan bersama seperti kompetisi off-road dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan tersebut. Olahraga, budaya, tradisi, hingga kesehatan menjadi sejumlah bidang yang dinilai dapat dikembangkan melalui kerja sama kedua wilayah.
Pertemuan ditutup dengan komitmen untuk menjaga komunikasi dan membuka peluang kerja sama baru antara Pemerintah Provinsi NTT dan Timor-Leste.






